Kelurahan Sukabumi Selatan bersama SMKN 45 Jakarta memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan dari sumber. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMKN 45 Jakarta, Jalan KPBD RT 09 RW 01, pada Rabu (29/4/2026) mulai pukul 08.30 WIB.
Rangkaian kegiatan meliputi monitoring penerimaan MBG di SMKN 45 Jakarta, koordinasi pengolahan sampah di lingkungan sekolah, serta serah terima sarana tempat komposter kepada pihak sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sukabumi Selatan Anjas Umaryadi, PPPK Paruh Waktu, koordinator lapangan, anggota Tim PPSU Kelurahan Sukabumi Selatan, Ketua RW 02, Kepala SMKN 45 Jakarta beserta para guru, Tim Lingkungan Hidup Kecamatan Kebon Jeruk, serta Tim MBG.
Lurah Sukabumi Selatan, Anjas Umaryadi, menegaskan komitmen kelurahan dalam mengajak seluruh pihak untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya.
“Kelurahan Sukabumi Selatan berkomitmen mengajak kolaborasi seluruh pihak dalam upaya pengelolaan sampah melalui pemilahan dari sumber,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan pemilahan sampah di lingkungan sekolah menjadi langkah penting dalam menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.
“Melalui aktivitas pemilahan sampah dari sumber, khususnya di sekolah, diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang. Selain itu, program ini menjadi sarana edukasi bagi para siswa agar dapat mengimplementasikan pengelolaan sampah di lingkungan rumah masing-masing,” jelasnya.
Kepala SMKN 45 Jakarta, Desnila Sari, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang dilakukan oleh Kelurahan Sukabumi Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kelurahan Sukabumi Selatan atas kolaborasi ini sehingga dapat membantu SMKN 45 Jakarta dalam mengelola sampah yang berasal dari lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut memberikan dampak nyata dalam upaya pengurangan sampah. “Kolaborasi ini sejalan dengan harapan kami untuk mengurangi sampah dari sekolah sehingga jumlah sampah yang dibuang semakin berkurang,” tutupnya.
Dengan adanya penyediaan sarana komposter serta pendampingan pemilahan sampah dari sumber, Kelurahan Sukabumi Selatan berharap SMKN 45 Jakarta dapat menjadi contoh sekolah yang mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.






