Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Kampung Pancasila Pekojan Jadi Lokasi Penguatan Nilai Kebangsaan di Tambora
Kampung Pancasila Pekojan Jadi Lokasi Penguatan Nilai Kebangsaan di Tambora
Kecamatan Tambora | KARSIJAH
9 Juni 2026
Pemerintahan
217
Izzudin
Kodim 0503/Jakarta Barat bersama Kecamatan Tambora menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila di Kampung Pancasila RW 02, Kelurahan Pekojan.
Kodim 0503/Jakarta Barat bersama Kecamatan Tambora menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila di Kampung Pancasila RW 02, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora. Wakil Camat Tambora, Ian Imanuddin, memgatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 45 warga sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat."Pmbinaan ini bertujuan meningkatkan semangat kebersamaan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya sesuai keterangan yang diterima, Selasa (9/6).Dalam kesempatan tersebut, jajaran Koramil memberikan sosialisasi mengenai pentingnya memahami dan mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.Ian menjelaskan, pihaknya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi global."Kegiatan pembinaan nilai-nilai Pancasila sangat penting, terutama di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Kita perlu terus memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.Ia menambahkan, Pancasila harus tetap menjadi landasan utama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk."Diharapkan masyarakat semakin memahami Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, semangat gotong royong, saling menghormati, dan hidup rukun dalam keberagaman dapat terus terjaga," tuturnya. (Kontri)