Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Paseban Betawi, di lantai 2 gedung A Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (9/3) sore. Kegiatan sekaligus aksi Donor Darah Ramadan dan buka puasa bersama tersebut dihadiri Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla.
Kegiatan juga dihadiri Asisten Kesra DKI, Ali Maulana Hakim, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah beserta jajaran, Forkopimko Jakbar, sejumlah anggota DPRD DKI, Stafsus Gubernur DKI, para pimpinan OPD Pemkot Jakbar, camat, lurah, pengurus TP PKK Jakbar, Ketua Himpunan Bersatu Teguh, Andreas Sofiandi, Komut Primaya Hospital, Prof dr Yos Effendi Susanto dan lainnya.
Wali Kota Iin Mutmainnah mengatakan dengan hadirnya ruang Paseban Betawi di kantor Wali Kota Jakarta Barat ini ia ingin mengirimkan pesan bahwa kita tidak boleh melupakan jati diri di tengah modernitas kota.
“Selain itu, ruangan ini juga bisa digunakan sebagai simbol keterbukaan pemerintah dalam menerima aspirasi masyarakat dengan semangat kekeluargaan masyarakat Betawi. Juga diharapkan ruangan ini menjadi edukasi budaya, agar setiap orang yang datang ke kantor ini dapat merasakan denyut nadi hasil kebudayaan Betawi,” jelas Iin.
Pihaknya juga berharap Paseban Betawi tidak hanya menjadi ruang semata, namun dapat dimanfaatkan sebagai ruang diskusi yang produktif.
“Tempat melahirkan ide-ide inovatif untuk kemajuan Jakarta Barat dan tentunya sebagai wadah untuk menjaga kelestarian seni dan tradisi budaya,” sambung Iin.
Pada kesempatan tersebut ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan ruang Paseban Betawi.
“Ruangan ini dulunya adalah ruang saji yang memang menjadi bagian dari ruang di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, sangat sederhana dan kami memang biasa menerima tamu di sini,” tutur Iin.
Kemudian, pihaknya bersama donatur melakukan proses renovasi ruangan tersebut menjadi ruangan yang sangat representatif.
“Ruangan seluas 9 x 14 meter ini sebelumnya merupakan ruang saji biasa dan belum banyak mengalami perubahan,” ungkapnya.
“Dan renovasi ini adalah merupakan wujud penghormatan kita terhadap akar budaya tanah tempat kita berpijak. Nama Paseban memiliki makna yang mendalam. Secara historis, Paseban adalah tempat untuk menghadap, tempat bernusyawarah dan tempat di mana tamu disambut dengan penuh kehormatan,” sambung Iin.
Sementara itu, pada sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi keberadaan ruang Paseban Betawi Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
“Saya terus terang senang dengan apa yang dilakukan oleh wali kota Jakarta Barat. Melihat ruangan ini sudah diperbaiki dan luar biasa,” ujarnya.
Terkait situasi kondisi saat ini, Pramono meminta seluruh perangkat Pemkot Jakarta Barat selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan.
"Sekali lagi saya minta seluruh jajaran di wali kota Jakarta Barat, Forkopimko, mari kita jaga bersama,” pungkasnya. (Aji)





