Petugas gabungan Kecamatan Palmerah melaksanakan pencegahan kebakaran dengan melakukan uji jalur evakuasi serta simulasi penanganan kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.
Uji jalur digelar dengan melakukan penyisiran sepanjang Jalan Inspeksi Banjir Kanal Barat (BKB) yang melintasi wilayah Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, dan Jatipulo hingga perbatasan Tomang. Kemudian Jalan Kamboja Raya dan Jalan Kota Bambu Raya, dan berakhir di Kantor Damkar Sektor 7 Palmerah, Rabu (6/5).
Camat Palmerah, Febbiandri Suharto mengatakan penysisran lintasan bertujuan untuk memastikan jalur evakuasi tetap steril dan dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran dengan cepat, guna meminimalisir dampak kebakaran serta mempercepat proses penyelamatan.
"Petugas melakukan penyisiran jalur evakuasi sambil memberikan edukasi kepada masyarakat setempat," katanya.
Selain itu, dikatakan Febbiandri, pihaknya juga menyampaikan himbauan secara langsung melalui pengeras suara kepada warga yang masih memarkirkan kendaraan di bahu jalan agar segera dipindahkan.
"Pentingnya kesadaran kolektif masyarakat. Kami terus mengingatkan bahwa jalur evakuasi harus selalu dalam kondisi steril. Ini bukan hanya untuk kepentingan petugas, tetapi demi keselamatan bersama ketika terjadi keadaan darurat,” ujarnya
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Rabu sebagai langkah preventif sekaligus edukatif pada masyarakat sekitar. .
“Kami ingin membangun kebiasaan disiplin di masyarakat agar tidak memarkir kendaraan sembarangan, terutama di jalur yang menjadi akses utama mobil pemadam kebakaran,” tambahnya.
Kegiatan Rabu Cegah Kebakaran ini mendapat respon positif dari warga yang merasa terbantu dengan adanya sosialisasi langsung di lapangan. Diharapkan, melalui kegiatan berkelanjutan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi risiko kebakaran semakin meningkat dan lingkungan menjadi lebih aman serta tanggap bencana. (Kontri)






