Bank Sampah Anggrek RT 13 RW 11 Kelurahan Jelambar Kecamatan Grogol Petamburan berhasil mengumpulkan 684 kilogram sampah terpilah dari masyarakat setempat.
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra mengatakan, penimbangan pilah sampah ini sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan sampah yang semakin meningkat di wilayah Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
"Permasalahan pengelolaan sampah menjadi isu serius. Volume sampah yang terus bertambah tidak diimbangi sistem pengelolaan yang memadai, yang berpotensi menimbulkan efek negatif, seperti pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan masyarakat," katanya saat meninjau penimbangan di Jalan Latumenten 3 Barat RT 13/RW 11, Jelambar, Kamis (30/4).
Dikatakan Pradista, sampah yang berhasil dipilah akan dibawa ke Bank Sampah Induk (BSI) Cengkareng, dengan fokus pada pengolahan sampah anorganik yang bernilai ekonomis.
"Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, bank sampah juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program bank sampah ini dapat mendorong perubahan perilaku dari membuang sampah sembarangan menjadi memilah dan memanfaatkan sampah secara bijak," katanya
Lebih lanjut, Pradista menambahkan, pemilahan sampah dilakukan untuk membantu mengurangi tumpukan sampah, tetapi juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Kami berharap Bank Sampah Anggrek RW 11 Jelambar dapat menjadi contoh inspiratif bagi kawasan lain dalam pengelolaan sampah yang lebih baik," pungkasnya. (Kontri)






