Sebanyak 45 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dekranasda Jakarta Barat ikut dalam kegiatan Pekan Raya Grogol (PRG) yang digelar di Hotel Aston Kartika Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jumat (26/6).
Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, menuturkan bahwa kegiatan Pekan Raya Grogol (PRG) bertujuan untuk mendukung pertumbuhan pelaku UMKM, terutama binaan Dekranasda.
Sebanyak 45 stand UMKM tersebut menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, batik, kuliner, hingga souvenir khas Jakarta Barat.
"Kegiatan ini menjadi semangat untuk para UMKM terus berkembang dan mewujudkan cita-cita kita bersama. Mudah-mudahan menjelang 5 Abad Kota Jakarta, UMKM Jakarta tidak hanya di Hotel Aston saja, tapi bisa meluas ke hotel-hotel yang lainnya," ujarnya.
Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat, ASN, maupun pengunjung hotel mampir ke Pekan Raya Grogol untuk berbelanja produk-produk lokal agar men-support UMKM naik kelas.
"Harapannya pasti tidak hanya pengunjung Aston, tapi tentunya masyarakat luas, kecamatan, kelurahan bisa mampir ke sini untuk bisa menikmati suguhan karya-karya lokal UMKM DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat, menjadi souvenir cantik yang ada di hotel Aston," jelasnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, para pelaku UMKM yang terlibat dalam event PRG telah melewati proses kurasi. Semua produk yang dihadirkan tentunya memiliki kualitas yang mampu dengan produk yang sudah dulu dikenal masyarakat.
"Di mulai dari pembinaan secara berjenjang. Yang hadir di sini sudah dikurasi, sehingga produknya sudah layak untuk dijual. Tentunya sudah sangat bagus dengan pembinaan secara terkait," tutur Iin.
Iin melanjutkan, di tengah kelesuan ekonomi, PRG menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mendongkrak pemasaran pelaku UMKM.
"Jadi ini salah satu caranya, dengan menyediakan ruang pemasaran bagi mereka (pelaku UMKM,red)," ujarnya.
PRG yang digelar selama tiga hari, mulai Jumat (26/6) hingga Minggu (28/6), diisi oleh sejumlah acara, seperti workshop barista, PRG Mixology Challenge yang diikuti 25 peserta, pertunjukan seni dan budaya serta hiburan.
"PRG masuk dalam rangkaian HUT ke-499 Kota Jakarta, untuk kita mendukung, dan menyambut Jakarta 5 abad. Artinya, kita menguatkan atau mensiarkan bahwa PRG adalah bagian dari keseruan kita memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Jakarta Barat, Ety Sartika Yuli Hartono mengungkapkan, pihaknya bersama Hotel Aston Kartika telah bekerjasama menghadirkan Pojok Dekranasda sebagai ruang promosi permanen bagi produk UMKM binaan. Kerjasama akan berlangsung selama setahun serta berpotensi terus diperpanjang.
"Kami menampilkan perajin Dekranasda Jakarta Barat yang grade A. Mudah-mudahan ini juga kita selaku mitra berharap bahwa ini adalah ruang kolaborasi yang memang harus menjadi tantangan buat para perajin,β ujarnya.
Selain itu, lanjut Ety, Dekranasda Jakarta Barat juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan sejumlah hotel lainnya di wilayah Jakarta Barat.
βItu pasti ada. Kami sudah menjalin, menjajaki ada beberapa hotel. Belum mainnya tapi, ya. Dan ini sedang persiapan, mungkin yang lainnya. Alhamdulillah, Hotel Aston adalah pemula buat kita di Dekranasda Jakarta Barat tampil di hotel,β jelasnya.
Di sisi lain, Elva (45), seorang pelaku UMKM, mengaku bahwa omzet dagangannya menurun drastis dalam kurun beberapa waktu belakangan. Penurunan omzet dipengaruhi kenaikan bahan baku mutiara.
"Contohnya kan kalau saya ini mutiaranya beli, mutiaranya beli rentengan gitu. Nah terus jadi kalau tadinya harganya cuma Rp75 ribu, sekarang sudah hampir Rp 300 ribu," tutur Elva.
Kenaikan harga bahan baku, lanjut Elva, akan berdampak pada pengurangan pembelian bahan baku atau menaikkan harga produk.
"Iya, naikin harga. Dari Rp 750 ribu jadi satu juta-an," ucapnya.
Terkait pelaksanaan PRG, Elva menyebut sangat membantu dalam hal promosi dan pemasaran produknya.
"Kita kan dapat info ini dari Dekranasda, kita masuk daftar. Harapan saya tuh ada gerai-gerai Dekranasda di setiap hotel dan ada pameran-pameran gini juga di setiap hotel di Jakarta Barat, jadi membantu kitalah gitu," tambahnya. (why)






