Sebanyak empat balita stunting warga Jelambar mengikuti program antar jemput balita (Anjelita) untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (6/4).
Pokja 4 PKK Kelurahan Jelambar, Irene menjelaskan bahwa program ini sangat penting untuk mendukung kesehatan balita, dengan tujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi tinggi badan, berat badan, status gizi, serta konsultasi bagi balita yang mengalami stunting melalui pemberian vitamin dan susu khusus.
"Kami berharap dengan adanya program ini, para orang tua dapat lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak mereka," ungkapnya sesuai rilis yang diterima.
Dijelaskan Irene, termasuk Dokter dari RSUD Taman Sari juga turut berperan dalam memberikan konsultasi dan edukasi kepada orang tua mengenai berbagai hal seputar pola asuh yang baik untuk balita.
"Edukasi ini mencakup cara pemberian makan yang tepat, menjaga kebersihan, serta memberikan stimulasi perkembangan anak secara optimal," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra menuturkan, dirinya mengapresiasi program Anjelita untuk mempermudah mobilisasi balita stunting. Ia berharap dengan program tersebut, angka stunting di wilayahnya dapat menurun dengan alasan kesdaran warganya dalam menjaga kesehatan balitanya.
"Penanganan stunting membutuhkan kerja sama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Dengan pemenuhan gizi yang baik, lingkungan yang sehat, serta pemantauan tumbuh kembang yang rutin, diharapkan generasi mendatang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas," pungkasnya. (Kontri)





