Sebanyak 15 pasien mendapatkan layanan operasi secara gratis setelah melalui proses pendaftaran dan skrining kesehatan pada Bakti Kesehatan 5 Abad Jakarta melalui kegiatan bakti sosial dengan tema “Wajah Ceria, Masa Depan Lebih Baik” di RSUD Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (23/9).
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Barat, Depika Romadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jakarta Barat, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, RSUD Kembangan, dan Smile Train Indonesia.
“Pagi ini kita berkumpul di RSUD Kembangan dalam rangka melaksanakan bakti sosial, yaitu melakukan pengobatan atau operasi bibir sumbing kepada 15 pasien,” ujar Depika.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk layanan yang belum dapat ditanggung BPJS Kesehatan.
“Harapannya kerja sama ini bisa terus dilaksanakan sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang kurang beruntung dalam hal kesehatan. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan walaupun ada beberapa layanan yang tidak dapat ditanggung oleh BPJS,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Syahruna, menjelaskan seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti proses pendaftaran dan skrining untuk memastikan kelayakan medis sebelum menjalani operasi.
Informasi kegiatan tersebut disebarluaskan melalui media sosial, kemudian masyarakat melakukan pendaftaran melalui tautan yang tersedia. Selanjutnya, peserta datang ke RSUD Kembangan untuk menjalani skrining oleh tim medis RSUD Kembangan bersama Smile Train.
“Dari sekian banyak yang mendaftar, berdasarkan hasil skrining, ada 15 pasien yang memungkinkan untuk dilakukan operasi pada hari ini,” ungkapnya.
Syahruna menambahkan, pelayanan kesehatan tidak berhenti setelah operasi. Para pasien akan mendapatkan pendampingan dan diarahkan untuk melakukan kontrol pascaoperasi di fasilitas kesehatan yang dekat dengan domisili masing-masing.
“Setelah operasi, kami akan memberikan surat pengantar untuk melakukan kontrol pascaoperasi di fasilitas kesehatan yang dekat dengan domisili masing-masing. Sehingga akan memudahkan pasien yang baru selesai operasi,” tandasnya. (Lam)






