Dalam upaya meningkatkan status gizi balita dan mencegah stunting, Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kantor Kelurahan Jelambar.
Program ini menyasar 104 balita yang berdasarkan hasil pemantauan posyandu teridentifikasi mengalami masalah gizi, terdiri dari 92 balita dengan kondisi weight faltering dan 12 balita berstatus underweight.
Ahli Gizi Puskesmas Jelambar, Nurul Azmi, menjelaskan bahwa program PMT lokal ini mulai dilaksanakan pada 10 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
“Melalui kegiatan PMT ini, kami berharap dapat meningkatkan status gizi balita serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya sesuai keterangan yang diterima, Kamis (11/6)
Dikatakan Azmi, pemberian makanan tambahan dilakukan berdasarkan hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan yang menunjukkan perlunya intervensi gizi. Sebanyak 92 balita akan menerima PMT selama 14 hari, sedangkan 12 balita underweight mendapatkan PMT selama 28 hari.
"Selain menyalurkan makanan bergizi dan seimbang, kami juga juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola makan sehat dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," pungkasnya. (Kontri)






