Sebanyak 185 Kilogram sampah pilah anorganik berhasil ditimbang untuk pengurangan volume sampah yang berlangsung di sisi halaman Kantor Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (12/6).
Camat Taman Sari, Simson Hutagalung, mengatakan penimbangan sampah dilakukan dalam rangka menyukseskan program pelestarian lingkungan dan pengurangan volume limbah.
"Kami bersama jajaran aparatur yang lain komitmen dalam mengawal isu lingkungan secara berkelanjutan," ujarnya sesuai keterangan yang diterima.
Dijelaskan Simson, bahwa kegiatan Bank Sampah kali ini merupakan implementasi langsung dari regulasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta."Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menjalankan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di tingkat kecamatan berjalan optimal, dimulai dari pemilahan yang disiplin," ungkapnya.
Melalui penimbangan ini, Simson berharap, dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk melakukan gerakan memilah sampah dimulai dari rumah-rumah warga sehingga masalah yang berada di Bantargebang bisa diminimalisir.
Diketahui, untuk jenis sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan dan ditimbang dalam kegiatan ini meliputi kardus bekas, botol plastik, limbah plastik kemasan, hingga kardus bekas wadah makanan ringan (snack)."Sampah-sampah itu telah dipilah dengan rapi sebelum ditimbang menggunakan timbangan gantung untuk menentukan nilai ekonomis dan volume reduksi," jelasnya.
Di sisi lain, Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Taman Sari, Endang, menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi kesadaran bersama sebagai kunci keberhasilan gerakan pilah sampah."Melalui pemilahan dari sumbernya, sampah yang tadinya dianggap sebagai residu yang menumpuk di TPST kini dapat disalurkan kembali melalui sirkular ekonomi agar memiliki nilai manfaat baru," pungkasnya. (Kontri)






