page loader

BERITAKota Administrasi Jakarta Barat

Partisipasi Masyarakat Diperlukan Menjaga Keamanan

12 Juni 2019
| | |
Y
|
  CETAK
Partisipasi Masyarakat Diperlukan Menjaga Keamanan

Wali Kota Jakarta Barat, H. Rustam Effendi sangat prihatin dengan peristiwa bentrokan yang terjadi 22 Mei, lalu di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi peristiwa yang menelan korban jiwa.

“Saya sangat prihatin dengan gejolak pasca pemilu 2019 yang menelan korban akibat kerusuhan. Kita perlu menyampaikan rasa prihatin yang mendalam, sehingga ke depan tidak ada lagi peristiwa  itu. Kita tidak ingin adanya jatuh korban lagi,” ujarnya saat melakukan silahturahmi Forum kordinasi pimpinan kota (Forkopimko) Jakarta Barat bersama tokoh masyarakat, agama dan organisasi masyarakat di kantor Walikota Jakarta Barat,Rabu (12/6)pagi.

Menurut Rustam, bentrokan yang terjadi di wilayah Slipi, Jakarta Barat, ini dijadikan pelajaran agar tidak ada lagi peristiwa tersebut. Tidak ada peristiwa yang dapat menimbulkan korban jiwa. Sehingga perlu dilakukan upaya dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman. 

Menciptakan situasi dan kondisi yang aman itu tidak semata-mata menjadi tugas dari aparat keamanan (Polri dan TNI), tapi menjadi tanggung jawab semua elemen, pemerintah, dan masyarakat. “Memang semua ini menjadi tugas aparat, tapi perlu dimengerti bahwa partisipasi masyarakat diperlukan. Peran tokoh agama, juga sangat membantu menciptakan stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.  Sehingga ke depan tak ada lagi peristiwa tersebut,” jelasnya.

Senada dengan walikota, Dandim 0503 Jakarta Barat, Letkol (Arh) Jatmiko Adhi mengharapkan para pimpinan yang hadir dalam silahturahmi ini turut andil dalam menciptakan kondisi keamanan. “Semua “pentolan” yang hadir di sini bisa mengendalikan bawahannya. Sehingga bisa mengantisipasi hal-hal yang negatif di masyarakat,” tuturnya.

Sementara Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Hanny Hidayat mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk selalu menjaga kondisi keamanan wilayah, terutama menjelang sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi pada Jumat besok. Sehingga peristiwa kerusuhan 22 Mei lalu tidak akan terjadi lagi.

“Ini menjadi tanggungjawab kita semua. Melalui kegiatan ini kita harus satu visi dan misi dalam menjaga wilayah yang aman,”tuturnya. Silahturahmi para pimpinan Forkopimko bersama tokoh agama, masyarakat, dan ormas diisi dengan acara halal bihalal. (why)




client logo
client logo
client logo
client logo
client logo
client logo